TITLE = I KNOW YOU
AUTHOR = LISA MELINDA
CAST = - LEE JUNGRIN
-
CHO KYUHYUN
-
ETC.
GENRE =AU
LENGTH = FICLET
DISCLAIMER = DON’T BASH! WARNING!!! Typo bagai ranjau,EYD gak sesuai.
~~~~~~~~~~~~~~STORY
BEGIN~~~~~~~~~~~~~~~~~
Di
sudut kafe, seorang wanita dengan balutan baju casual duduk dengan elegannya.
Di temani dengan secangkir susu mocca kesukaanya dan sebuah PC. Mengetik
beberapa hal yang mungkin menjadi pekerjaan wajibnya sekarang, mengingat usianyna
yang sekarang sudah berumur 22 tahun. Wanita karir yang berambut pendek seperti
polisi wanita ini menyesap mocca hingga
menimbulkan suara.
Tak
lama setelah itu datag seorang pria tampan dengan jas berwarna abu-abu datang
dengan senyum merekah. Menjadi pusat perhatian kala ia memasuki pintu kafe
tersebut. Ia mendudukan diri tepat di hadapan wanita tadi.
“hah?!
Apa ini? Tampilan baru lagi? kau memotong rambutmu lagi. seperti patah hati
saja. Well, kau masih tetap cantik” cibir pria tersebut sedikit tersentak
melihat penampilan wanita dihadapannya.
Wanita
tersebut hanya melirik sekilas lalu kembali fokus pada layar PC dihadapannya.
Pria tersebut hanya mendengus kasar melihat respon yang di tunjukkan wanita di
depannya.
“apa
yang kau lakukan disini?” tanya wanita tersebut dingin. Pria tersebut tersenyum
remeh
“aku
hanya lewat sekitar sini, dan yah melihatmu” ujarnya lalu menyandarkan diri
pada kursi besi tersebut. Wanita berbaju abu-abu biru tersebut hanya menatap
datar laki-laki di tersebut.
“jadi
apa keputusanmu?” tanya pria tersebut lalu memajukan badannya agar lebih dekat.
“aku
belum memutuskan apa-apa, aku tak mempunyai minat terhadapmu”
“hah?
Minat dan ketertariak heh? Kau terus membicarakan hal itu” cibir pria tersebut
membuang muka ke arah kiri.
“sebagai
contoh, jika kau tak punya minat atau ketertarikan akan sesuatu bagaimana kau
akan mengerjakannya secara suka rela?”
“yah~
kau benar nona lee” jawab pria tersebut acuh, wanita tersebut menutup PC nya
secara paksa. Seakan meredam kesal pada pria di hadapannya.
“wajahmu
lumayan” ujar wanita bernama lee jungrin tersebut.
“jangan
lupakan aku juga pintar dan mapan” jawabnya tersenyum simpul.
“aku
mengakui itu kyu” jawab jungrin singkat dengan senyum manisnya.
“lalu
apa yang membuatmu berkali-kali menolakku? Seharusnya kau sudah menyukai ku
sejak pertama” tanya kyuhyun agak paksa, jungrin menghela napas.
“sudah
kubilang –“
“tapi
seharusnya kau harus mencoba!” ucap kyuhyun setengah berteriak.
“kau
tau aku tampan bahkan mendekati sempurna?! Apa itu tak cukup?” lanjut kyuhyun
dengan emosi yang sudah nampak ke permukaan. Jungrin menanggapi santai hal
tersebut, sudah terlalu biasa menanggapi hal seperti ini.
“jika
pun aku menyukai seseorang sudahpasti kukatakan dari awal” ujar jungrin
menyesap mocca yang sudah setengah cangkir. Kyuhyun diam,
“lalu
apa kali ini kau tak berani mengatakannya padaku?” tanya kyuhyun seperti
menaruh harapan. Jungrin tertawa ringan
“dulu
pernah ada seseorang pria yang pintar namun tak cukup tampan sepertimu tapi ia
sanggup menarik perhatianku” ujar jungrin menceritakan masa lalunya saat SMA.
“aku
mengajaknya mengobrol duluan, kami akrab sebagai teman biasa lalu aku
menyatakan cintaku. Begitu sederhana bukan?” kyuhyun terkesiap mendengar cerita
jungrin. Menyatakan cinta? Apa semudah itu bagi wanita sepertinya?. Kyuhyun
baru saja ingin mengucap dengan cepat jungrin menyela.
“aku
tak terlalu peduli apakah yang kulakukan itu hal umum atupun hal yang tidak
wajar dilakukan. Lagipula setelah itu aku tau bahwa pria yang ku cintai
ternyata memiliki kekasih” jungrin tertawa hambar sembari menatapi jendela kafe
yang mulai dijatuhi butiran air dari langit. Hari mulai mendung sekarang.
“kau
seperti menyuruhku mencari wanita lain saja” cibir kyuhyun tanpa menatap
jungrin. Jungrin menolehkan kepala menatap mata kecewa kyuhyun. Jungrin
tersenyum samar
“tidakkah
menurutmu itu hal yang bagus? Kau bisa mencobanya” ujar jungrin menanggapinya
dengan santai. Kyuhyun terkejut mendengar ucapan itu, tersenyum miris menatap
mata cokelat jungrin.
“kau
tak akan menyesal?” jungrin memainkan cangkir minumannya, mengangguk mengerti.
“aku
mungkin menyesal, tapi tidak untuk saat ini” jawab jungrin masih santai. Kyuhyun
meringis kesal
“kau
benar! Aku harus mencari wanita lain” kyuhyun tertawa kecil, berdiri dengan
tegap lalu pergi dengan kesal. Walaupun begitu jungrin terus menatapi sosok
yang pergi menjauh itu, tak kala setelah itu ada seorang gadis yang menutup
mata kyuhyun dan berkata ‘tebak siapa aku?’
Jungrin
menatap datar, lebih datar dari biasanya. Kyuhyun yang sudah berada disebrang
jalan sembari menggandeng gadis di sampingnya menatap was-was kearah kafe,
jungrin tersenyum manis ke arahnya ketika mata mereka tak sengaja saling
bertemu membuat kyuhyun salah tingkah. Jungrin terus menatap senang kearah kyuhyun.
Wanita
ini masih setia dengan senyum manisnya. Ia membuka PC nya, bukan berarti ia
akan melanjutkan pekerjaan yang tadi tertunda. Tapi ia mengetik sesuatu seperti
kata penyesalan, ia merasa menyesal atas perlakuannya tadi. Walaupun begitu ia
merasa bersyukur mampu membuat pria tadi menyerah.
‘aku
memotong rambutku karena memang aku patah hati. Lebih dari dua kali aku
melihatmu seperti itu dengan wanita yang berbeda. Tidakkah kau tau itu kyu? Aku
memang mencintaimu. Semua daya tarikmu mampu membuatku terpikat. Tapi untuk bersamamu?
Kukira kau harus memutuskan hubungan diantara mereka. Aku tak mau menjadi orang
ketiga diantara kalian, atau orang yang kesekian kalinya. Aku tau kau’
Tersenyum
menatapi jalanan yang sudah diguyur basah oleh hujan. Ia pun tak sengaja
meneteskan air mata.
END